Sabtu, 17 Maret 2012

Reborn

         Setelah sekian lama gue ngga  nengokin blog gue akhirnya gue tengokin dia juga. Ternyata dia masih aman sentosa tanpa luka dan lecet sedikitpun, Alhamdulillah.... Seperti lo semua tau kayanya di 2011 gue ngepost tentang kegalauan gue yang ga menentu seperti itu, sekarang gue sangat berterima kasih kepada Tuhan YME gue udah bisa move on. Gue berasa dapet hidup baru lagi , gue kaya kembali dibangkitkan dari kematian gue. Seperti kaya di film-film horror, "Bangkitlah Suketi, Bangkitlah !!!!" sial dan gue pun merasakan gue menjadi Suketi karna dibangkitkan kembali, naas... Tapi semua itu bisa membuat gue menjadi sangat bersyukur bisa merasakan hidup yang enak lagi dengan semua yang beranjak menjadi lebih baik, dan alhamdulillah gue ga di bangkitkan menjadi seorang yang kamseupay seperti yang di bilang anak gaul sekarang.
         Ngomong-ngomong soal reborn, gue memang sangat merasa dibangkitkan dari kematian gue tahun lalu. Gue yang sangat galau, labil, lemah, dan rentan jika terkena gesekan benda keras seperti tembok, dan sekarang gue sangat senang, konsisten, aktif tanpa rentan terkena gesekan apapun. Gue tau tahun kemarin gue sangat sangat galau karena ditinggal sama pacar gue yang lumayan lama bersama gue dan dia jadian sama orang yang gue anggap udah kaya adek sendiri, tapi yasudahlah nasi sudah menjadi bubur enak ga enak makan aja ... Gue menemukan sesosok lelaki berpostur pendek untuk ukuran cowok dengan kacamata tebal dan kawat pager dipasang di giginya supaya giginya gak kabur. Dia mantan gue, gue sudah menceritakan di blog yang sebelumnya, gue memang sempat putus sama dia. Pokonya orang ini sudah membuat gue merasa hidup kembali, terimakasih Faris ... Hal lain yang gue rasain kembali hidup lagi adalah karir gue di angklung, alhamdulillah banyak job yang kita dapet 3 bulan belakangan ini. Tapi manusia tidak jauh dari masalah, betul tidak? Gue kehilangan beberapa sahabat tahun ini dikarenakan beberapa masalah yang membuat gue sudah tidak nyaman dengan mereka, dan kecaman dari tante pacar gue yang selalu buat hubungan gue menjadi tidak nyaman, kalo gue boleh ngomong ya, tante bukan mamanya, kaka dan papanya pun ngga pernah sedikitpun usik kami namanya juga anak muda ga ada pacaran yang serius, tante rubah sikap dong jangan seperti ini terus kasian dia ! gue ngetik ini kata sambil emosi, dan mungkin keyboard sedang mengerang kesakitam, kasian sekali kamu keyboard maafkan saya ... Tapi apa boleh buat gue hanya bisa sabar dan diam biarlah mereka seperti itu, gue terima apa perkataan mereka dan gue ga peduli.  
           Dan gue hanya bisa berkata , terimakasih Tuhan engkau telah membukakan mata hatiku dan membuat aku seperti kembali hidup setelah kematianku. Terimakasih ....